TUCUXI SUDAH DAPAT “RITUAL” SYIRIK MASIH CELAKA JUGA

Tucuxi adalah kendaraan yang digadang-gadang sebagai kendaraan bangsa Indonesia yang bertenaga listrik oleh Menteri BUMN Daslan Iskan dan sebagai lambang kemajuan atas teknologi otomotif nasional.

Lanjutkan membaca

PENDETA SERANG USTADZ DI TAMBUN

Pendeta HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Palti H Panjaitan STh telah melakukan penganiayaan terhadap Ustadz Abdul Aziz pada malam Natal di desa Jejalen Jaya, Tambun Kabupaten Bekasi. Bahkan telah menjadi buronan laskar islam karena telah bertindak kasar di hadapan masyarakat umum yang telah menjadi saksi atas kejadian tersebut, bahkan tindakan memalukan sang pendeta itu dilihat pula oleh Kapolsek Tambun. Sungguh sebuah tindakan tidak tahu malu dan sangat memalukan, terlebih tindakan tersebut dilakukan di malam perayaan hari besar sang pendeta, apakah ini contoh perayaan hari besar dengan sebuah atraksi pemukalan, dan apakah ini hasil ajaran kasih yang selama ini digadang-gadangkan???

(jiem/vi/eb)

Berbahagialah Karena Ramadhan Akan Datang

Ramadhan haya tinggal menunggu hari saja, setelah hampir satu tahun melalui kehidupan dengan berbagai deraan cobaan serta berbagai macam ujian namun ternyata ada juga kebahagiaan dan kesenangan atas nikmat yang diberikanNya.

 

Ramadhan hari yang selalu dinantikan dengan berbagai macam kesibukan di dalamnya, mulai dari hal yang pasti dilakukan yakni puasa dan tarawih ada yang memperbanyaknya dengan ibadah lain seperti tilawah Al-Quran dan shalt sunnah lainnya.

 

Semua ibadah ini adalah bentuk usaha yang sangat besar dalam mengisi Ramadhan yang penuh berkah dan ampunanNya.

 

Mari kita ingat hadits Nabi SAW

 

Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari)

 

Karenanya mari siapkan diri kita menuju Ramadhan dengan keimanan da ketakwaan kepadaNya.

REFRESH

kami akan mulai kembali kebuntuan yang dulu ada dalam redaksi e buletin, semoga kami bisa memberikan yang terbaik untuk seluruh umat islam di Indonesia.

redaksi facebook : e_buletins@yahoo.co.id

redaksi blog : http://ebulletin.wordpress.com/

 

 

Jangan Jadi Korban Mode ‘Berpakaian Tapi Telanjang’

Saat ini banyak banget muslimah yang sudah menutup aurat. Di satu sisi, senang sih karena itu artinya syariat Islam sudah bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. Kerudung dan jilbab menjadi pemandangan umum dan tak lagi dipandang aneh seperti yang terjadi belasan tahun lalu. Namun di sisi lain, ada banyak pemandangan tak sedap berkaitan dengan fenomena muslimah berjilbab ini.

Berpakaian tapi telanjang. Rasulullah pernah ‘meramalkan’ akan datangnya zaman ini. Maksudnya apa tuh? Berpakaian sih berpakaian, tapi seluruh lekuk liku tubuh pemakainya terlihat semua. Mulai dari celana legging yang ketat sehingga membentuk (maaf) underwear hingga kaos transparan yang jelas-jelas menunjukkan ukuran bra seseorang. Parahnya, di atas kepala menutup rambutnya ada sehelai kain yang dililitkan ke leher sehingga seringkali kalung dan anting-antingnya terlihat.

Sedih tentunya melihat pemandangan seperti di atas itu. Gimana enggak, bila fungsi pakaian yang seharusnya adalah menutupi aurat malah digunakan sebaliknya. Kerudung yang seharusnya menjadi identitas seorang muslimah, disalahgunakan pada potongan yang jelas-jelas malah bertentangan dengan definisi menutup aurat sendiri. Tak jarang orang mencibir tentang karena salah paham tentang fenomena muslimah berjilbab. Padahal jelas-jelas, mereka sangat jauh dari definisi berjilbab yang dimaksud oleh Islam.

…Kerudung yang seharusnya menjadi identitas seorang muslimah, disalahgunakan pada potongan yang jelas-jelas malah bertentangan dengan definisi menutup aurat sendiri…

Jangan antipati dulu bila kamu mendapati ada teman muslimah kamu yang berpakaian seperti ini. Bukan tak mungkin mereka itu ternyata belum tahu bagaimana seharusnya seorang muslimah berpakaian. Mereka ini hanyalah korban mode (kormod) yang sekarang lagi ngetren dipraktikkan banyak selebritis tanah air. Karena blow up media yang terus-menerus, akhirnya gaya berpakaian asal para selebritis itu lengkap dengan kerudungnya dijadikan panutan oleh masyarakat kita.

Sobat muda muslimah, semoga kamu bukan menjadi bagian dari mereka yang kormod itu. Di mana-mana yang namanya korban pasti nggak enak banget. Lebih baik kamu menjadi pelopor di tengah-tengah temanmu dengan tampil beda. How? Pakailah pakaian muslimah yang syar’i atau yang sesuai dengan apa maunya Islam. Coba kamu buka Al-Qur’an surat Al Ahzab 59 dan An-Nur 31. Di sana ada tuh, perintah dari Allah tentang bagaimana seharusnya muslimah menutup aurat.

Sedikit tentang kedua surat di atas yaitu perintah Qur’an sebagai firman Allah agar para muslimah itu menutup aurat dengan kerudung dan jilbab. Kerudung adalah kain yang menutupi rambut, telinga, leher dan menjulur hingga ke dada untuk menutupi ‘perhiasan alami’ kita. Sedangkan jilbab adalah baju longgar tanpa potongan di tengah menjulur hingga mata kaki dan sebagai baju luar menutup baju dalam yang biasa dipake ketika di dalam rumah. Kalo kamu ragu, bisa tuh dicek di kamus bahasa Arab yang kompatibel alias terpercaya untuk definisi jilbab.

…So muslimah, berpakaianlah sebagaimana seharusnya seorang perempuan muslim itu berpakaian. Gak usah aneh-aneh sok ikutan mode tapi malah kesannya telanjang…

Nah, moga aja sedikit penjelasan ini membuat kamu makin cerdas tentang definisi kerudung dan jilbab. Juga paham bagaimana seharusnya muslimah itu berpakaian yang layak menurut Qur’an, bukan semaunya sendiri ikut-ikutan selebritis. Jangan sampai kamu turut ambil bagian menjadi perempuan yang berpakaian tapi telanjang. Ih…naudzhubillah deh.

So muslimah, berpakaianlah sebagaimana seharusnya seorang perempuan muslim itu berpakaian. Gak usah aneh-aneh sok ikutan mode tapi malah kesannya telanjang. Setuju kan? Muslimah shalihah yang cerdas pasti gak nolak kan? Pasti itu. Sip deh ^_^ [riafariana/voa-islam.com]

Membela Islam, Menolak Terorisme!

Membincang Wacana Terorisme dalam Islam [1]

‘Terorisme bukan lah barang baru. Ia sudah ada sejak lama. Ia dimulai sejak kehidupan awal manusia di atas perut bumi. Dan dia tidak akan berakhir, kecuali bumi sudah berakhir. Awal mulanya Qâbil membunuh adiknya Hâbil. Mulanya bersifat individual, bisa jadi efeknya malam komunal’
~Zaki ‘Ali al-Sayyid Abu Ghuddhah
[2]

Muqaddimah
Istilah “teroris” atau “terorisme” sebenarnya tidak dikenal dalam khazanah klasik Islam. Maka ia, sejatinya, pure terminologi Barat yang sengaja diopinikan untuk memberi kesan bahwa Islam adalah teroris, mengajarkan terorisme. Kesan Islam sebagai agama terror, terrorist dan terrorism ini mencuat Pasca Tragedi runtuhnya gedung kembar WTC, 11 September 2001.

Tragedi ini, menurut Esposito, menjadi titik yang menentukan dalam sejarah Islam politik dan sejarah dunia, mendandai batas kemungkinan kaum ekstrimis Muslim mampu menjadi ancaman global, khususnya daya tarik ancaman Osama bin Laden dan Al-Qaeda.[3]

Dan memang, tegas Esposito, umat Islam saat ini menghadapi masalah-masalah kritis untuk melakukan reformasi dan untuk secara lebih agresif menghadapi ancaman terhadap Islam dari para ekstrimis. Hambatan-hambatan religius yang berhat harus dihadapi: ultrakonservatisme kebanyakan (tidak semua) ulama; reformasi kurikulum dan pendidikan agama, para guru, dan santrinya; dan khususnya reformasi di madrasah dan universitas yang menyuburkan “Teologi Kebencian”, serta untuk mendiskreditkan ide-ide dan ideologi jihad militant. [4]

Apa yang dikatakan oleh Esposito tentu saja tidak seluruhnya benar. Oleh karena itu perlu analisis lebih mendalam lagi tentang doktrin-doktrin Islam mengenai beberapa konsep yang tertuang di dalam teks-teks keagamaan (Al-Qur’an dan Sunnah, khususnya). Ini lah yang coba dipaparkan dalam tulisan yang sederhana ini.

I. Terorisme: Dari Islam?

Istilah terorisme, seperti disinggung sebelumnya, bukan konsep Islam. Oleh karena itu, kata ini tidak ditemukan di dalam khazanah klasik umat Islam. Oleh karena itu, istilah ini adalah baru. Dalam bahasa Arab sendiri, kata “terorisme” diidentikkan dengan kata al-irhâb, yang bermakna takhwif dan tafzi‘ (intimidasi). Sementara teroris, disebut dengan irhâbi (pluralnya: irhâbiyyun), yaitu: orang-orang yang menempuh jalan jalan kekerasan (al-‘unuf) dan terror, untuk mencapai tujuan politis mereka (al-ahdâf al-siyâsiyyah). [5]

Oleh karena itu, jika ada pihak-pihak yang menempuh cara-cara tersebut, maka dia layak disebut “teroris”. Hanya saja, terkadang banyak tuduhan yang salah kaprah. Sehingga setiap orang yang berjenggot dan ke-Arab-Araban juga sering dituduh sebagai teroris. Maka tak jarang, dakwah Islam dimasukkan ke dalam daftar terorisme. Tentu saja ini tidak benar dan tak dapat dibenarkan. Ini lebih tepat disebut sebagi pemburukan image dan citra Islam. [6]

Oleh karenanya, perlu dikemukakan bahwa tuduhan terhadap Islam dan umatnya tidak lebih sebagai cara untuk menyudutkan Islam dan umatnya. Dalam hal ini, penulis berkeyakinan bahwa itu hanya kesalahpahaman, namun bisa jadi sebagai bentuk penyalahpahaman terhadap Islam dan umatnya. Karena ternyata masih banyak yang berpandangan bahwa Islam adalah agama teroris dan terorisme. Oleh karenanya banyak mengajarkan aksi kekerasan. [7] Ini akan dibahasa pada poin berikut ini.

Bayi Ajaib yang Lahir dengan Teks Qur’an!!!


sumber : swaramuslim.com

Kelahiran seorang bayi berusia 9 bulan di Dagestan, Rusia, kini membuat heboh warga Rusia. Pasalnya, di kaki kanan bayi bernama Ali itu tiba-tiba saja tertulis ayat Al-Qur’an.

Mula-mula, kata ibu Ali, Madina Yakubova, ada tanda kelahiran di tubuh Ali seperti huruf-huruf Arab. Tapi tak berapa lama huruf-huruf itu membentuk teks.

Menurut Yakubova lagi, Ali semula menderita hematoma di dagu. Begitu hematomanya hilang, teks Arab berbunyi “Allah Pencipta segala sesuatu” muncul di situ.

Ibunya juga menuturkan bahwa semula Ali didiagnosis menderita berbagai penyakit. Tapi, sejak adanya tulisan2 ajaib itu, Ali mendadak sehat wal afiat.

Kini, seperti dilaporkan teve berbahasa Rusia Vesti, puluhan polisi menjaga ketat rumah Ali yang sehari-harinya dikunjungi ratusan orang yang penasaran atau meminta berkah. (adil)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.